Konferensi Internasional Sejarah, Budaya, dan Masyarakat Indonesia Kontemporer Digelar di Vietnam 2023
Hanoi, Vietnam – Pada tahun 2023, Vietnam menjadi tuan rumah bagi konferensi internasional bertajuk International Conference of Contemporary Indonesian History, Culture, and Society. Konferensi ini mengumpulkan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas berbagai isu terkait sejarah, budaya, dan masyarakat Indonesia di era kontemporer.
Konferensi ini diselenggarakan oleh Universitas Nasional Hanoi bekerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia serta institusi internasional yang berfokus pada studi Asia Tenggara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang dinamika sosial, politik, dan budaya Indonesia, serta untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan negara-negara tetangga, khususnya dalam konteks regional ASEAN.
dosen Tadris IPS Yusuf Falaq menjadi salahsatu presenter yang terpilih dalam acara internasional conference tersebut. Yusuf memaparkan tentang kearifan lokal Sunan Nyamplungan dari sisi kearifan lokal. riset yang dilakukan oleh Yusuf merupakan riset kolaborasi dengan beberapa kampus, diantara Unnes, Poltekun, dan ITB. riset ini dibiayai oleh djarum foundation secara multiyears dengan konsentrasi pemanfaatan kearifan lokal sebagai daya dukung penguatan perekonomian masyarakat kepulauan sebagai bagian dari CSR Djarum Foundation
### Tema dan Diskusi Utama
Dengan tema "Menyelami Sejarah, Budaya, dan Transformasi Sosial Indonesia Kontemporer", konferensi ini membahas berbagai topik, termasuk perkembangan politik Indonesia pasca-Reformasi, perubahan dalam struktur sosial masyarakat, serta peran budaya dalam menghadapi tantangan globalisasi. Para pembicara utama yang hadir dalam konferensi ini termasuk ahli sejarah Indonesia, akademisi dari bidang antropologi dan sosiologi, serta seniman dan aktivis budaya yang berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana Indonesia menjaga identitas budayanya di tengah arus modernitas.
Selain itu, sesi panel juga menyoroti isu-isu penting seperti keberagaman etnis dan agama di Indonesia, peran perempuan dalam pembangunan sosial, serta tantangan lingkungan hidup yang dihadapi oleh Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim.
### Peran Vietnam dalam Konferensi
Vietnam sebagai tuan rumah konferensi ini turut memberikan kontribusi penting dalam diskusi, mengingat hubungan historis yang kuat antara Indonesia dan Vietnam dalam perjuangan kemerdekaan dan solidaritas di kawasan Asia Tenggara. Pembicara dari Vietnam mengangkat topik mengenai pengalaman Vietnam dalam menghadapi transformasi sosial-politik yang dapat dibandingkan dengan perjalanan Indonesia, khususnya dalam mengelola keberagaman dan pembangunan pasca-konflik.
### Penguatan Kerja Sama Indonesia-Vietnam
Konferensi ini juga menjadi ajang untuk mempererat kerja sama antara Indonesia dan Vietnam, baik di bidang pendidikan, budaya, maupun ekonomi. Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, Siti Nugraha Mauludiah, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memperkuat hubungan antar masyarakat melalui saling memahami sejarah dan budaya. Beliau juga berharap konferensi ini dapat membuka jalan bagi kolaborasi lebih lanjut dalam riset dan proyek-proyek akademik bersama.
### Harapan untuk Masa Depan
Di akhir konferensi, para peserta sepakat untuk terus meningkatkan studi lintas negara mengenai Indonesia, dengan harapan dapat menciptakan pemahaman yang lebih dalam mengenai berbagai isu sosial dan budaya yang mempengaruhi Indonesia saat ini. Konferensi ini juga diharapkan menjadi wadah bagi pengembangan riset yang lebih terarah dan relevan terhadap dinamika sosial-politik yang berkembang di Indonesia.
Melalui konferensi ini, Indonesia dapat memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarahnya lebih luas lagi kepada dunia internasional, sambil membuka peluang untuk kolaborasi akademik dan budaya yang lebih kuat dengan negara-negara tetangga, termasuk Vietnam.