Pelatihan Penulisan Akademis dan Pencegahan Plagiasi dengan Mendeley untuk Mahasiswa Tadris IPS
Kudus, 9 Juni 2023 - Mahasiswa Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) IAIN Kudus mengikuti pelatihan penulisan akademis dan pencegahan plagiasi yang diselenggarakan oleh program studi. Pelatihan ini menghadirkan Nuskhan Abid, M.Pd., seorang ahli dalam bidang penulisan akademis, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah mahasiswa sekaligus mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga integritas akademik.
Dalam acara yang berlangsung di ruang seminar IAIN Kudus, Nuskhan Abid, M.Pd. memberikan pemahaman mendalam tentang teknik penulisan akademis yang baik dan benar, serta cara menghindari kesalahan umum yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Selain itu, materi yang disampaikan juga berfokus pada pentingnya menghindari plagiasi, yaitu tindakan mencuri atau meniru karya orang lain tanpa memberikan penghargaan yang sesuai.
Salah satu sesi penting dalam pelatihan ini adalah penggunaan Mendeley, sebuah aplikasi manajemen referensi yang populer di kalangan akademisi. Nuskhan Abid, M.Pd. menjelaskan secara rinci cara menggunakan Mendeley untuk mengelola referensi dan sitasi secara efisien. Dengan menggunakan Mendeley, mahasiswa dapat mengatur daftar pustaka, menambahkan catatan, serta memastikan kutipan yang mereka gunakan sesuai dengan format akademis yang tepat.
"Menulis akademis bukan hanya soal mengungkapkan ide secara jelas, tetapi juga memastikan bahwa kita menghargai karya orang lain dengan mencantumkan referensi yang sesuai," ujar Nuskhan Abid, M.Pd. dalam sesi pelatihan. "Menggunakan alat seperti Mendeley akan sangat membantu mahasiswa untuk menghindari plagiasi dan menjaga kualitas penulisan mereka."
Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Tadris IPS, yang merasa bahwa pengetahuan tentang penulisan akademis dan penggunaan Mendeley sangat bermanfaat untuk mendukung proses belajar mereka. Beberapa mahasiswa bahkan menyampaikan bahwa pelatihan ini memberi mereka wawasan baru tentang pentingnya orisinalitas dalam penulisan karya ilmiah.
Ketua Program Studi Tadris IPS, Ahmad Fatah, M.SI., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan seperti ini akan rutin dilaksanakan untuk mendukung pengembangan keterampilan akademis mahasiswa. “Kami berkomitmen untuk menyediakan pelatihan yang relevan dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan akademis mereka. Penggunaan teknologi dalam penulisan akademis, seperti Mendeley, sangat penting agar mahasiswa dapat bersaing di era digital ini,” ujar Ahmad Fatah, M.SI.
Pelatihan penulisan akademis dan penggunaan Mendeley ini menjadi langkah awal yang penting bagi mahasiswa Tadris IPS dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka, sekaligus menanamkan kesadaran tentang pentingnya integritas akademik.